Lomba debat merupakan salah satu kegiatan yang dapat mengasah kemampuan berpikir kritis dan argumentatif. Di Indonesia, ada berbagai macam lomba debat yang diselenggarakan, salah satunya adalah NUDC (National University Debating Championship).

NUDC adalah lomba debat antarkampus yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM). Lomba ini pertama kali diselenggarakan pada tahun 2001 dan telah menjadi salah satu lomba debat terbesar di Indonesia.

NUDC terdiri dari dua babak, yaitu babak penyisihan dan babak final. Babak penyisihan diikuti oleh ratusan tim dari berbagai universitas di Indonesia. Setiap tim terdiri dari tiga orang, yaitu dua pembicara dan satu manajer tim.

Pada babak penyisihan, setiap tim akan bertanding melawan satu tim lainnya. Tema debat yang diangkat pada babak penyisihan bersifat umum dan terbuka untuk diperdebatkan.

Tim yang berhasil lolos ke babak final akan bertanding lagi melawan tim lainnya. Tema debat yang diangkat pada babak final bersifat khusus dan telah ditentukan oleh panitia penyelenggara.

NUDC memiliki beberapa tujuan, yaitu:

  • Meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan argumentatif mahasiswa
  • Meningkatkan kualitas debat di Indonesia
  • Mempererat tali silaturahmi antarmahasiswa dari berbagai universitas

NUDC telah menghasilkan banyak juara yang telah berkiprah di berbagai bidang, baik di dalam maupun luar negeri. Beberapa contohnya adalah:

  • Nadya Octaviana dari Universitas Indonesia, yang merupakan juara NUDC tahun 2018 dan 2019, serta mewakili Indonesia di World Universities Debating Championship (WUDC) tahun 2018 dan 2019
  • Aulia Fauziyyah dari Universitas Gadjah Mada, yang merupakan juara NUDC tahun 2020 dan 2021, serta mewakili Indonesia di WUDC tahun 2020 dan 2021

NUDC merupakan lomba debat yang sangat bergengsi di Indonesia. Lomba ini telah menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan argumentatifnya. Selain itu, NUDC juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antarmahasiswa dari berbagai universitas.