Pernahkah kamu menonton film Hollywood dan mendengar kata-kata seperti "Hang out", "Chill out", atau "Turn down", tapi ketika kamu mencari artinya di kamus kata per kata, maknanya jadi tidak nyambung? Itulah yang disebut dengan Phrasal Verbs.

Di Englishvaganza.com, kami sering menerima keluhan dari siswa bahwa Phrasal Verbs adalah salah satu bagian tersulit dalam belajar bahasa Inggris. Mengapa? Karena satu kata kerja jika ditambah preposisi atau kata keterangan yang berbeda, artinya bisa berubah total! Namun, jika kamu ingin benar-benar fasih, terdengar natural, dan tidak kaku saat berbicara, menguasai Phrasal Verbs adalah sebuah kewajiban.

Apa Itu Phrasal Verbs?

Sederhananya, Phrasal Verb adalah kombinasi antara Verb (Kata Kerja) + Preposition (Kata Depan) atau Adverb (Kata Keterangan) yang ketika digabungkan menciptakan makna baru yang sangat berbeda dari makna kata aslinya. Contoh sederhananya adalah kata "Look" yang berarti melihat. Namun, ketika digabung, maknanya bergeser jauh:

  • Look for = Mencari
  • Look after = Menjaga/Merawat
  • Look up to = Mengagumi

Kenapa Native Speakers Sangat Suka Phrasal Verbs?

Mungkin kamu bertanya-tanya, kenapa tidak menggunakan kata kerja formal saja? Penutur asli bahasa Inggris menggunakan Phrasal Verbs karena memberikan kesan yang lebih santai, mengalir, dan ekspresif. Menggunakan kata "extinguish" dalam percakapan sehari-hari terdengar terlalu formal dan kaku, sementara "put out" (memadamkan) terdengar jauh lebih natural bagi telinga mereka.


Daftar 20 Phrasal Verbs Paling Populer dan Contohnya

Berikut adalah kurasi Phrasal Verbs yang paling sering muncul dalam percakapan sehari-hari, film, podcast, maupun soal-soal ujian TOEFL/IELTS.

  1. Bring up: Menyebutkan atau memulai sebuah topik pembicaraan.
    Example: "I didn't want to bring up the budget problem during the meeting."
  2. Call off: Membatalkan sesuatu yang sudah direncanakan atau dijadwalkan.
    Example: "The management decided to call off the event due to security concerns."
  3. Check out: Memeriksa, melihat, atau mencoba sesuatu yang menarik perhatian.
    Example: "You should check out the new art gallery downtown."
  4. Find out: Menemukan informasi, kebenaran, atau fakta baru.
    Example: "How did you find out about my secret surprise party?"
  5. Get along: Memiliki hubungan yang harmonis atau cocok dengan seseorang.
    Example: "I'm so happy that my cat and dog actually get along."
  6. Give up: Menyerah, berhenti berusaha, atau berhenti melakukan suatu kebiasaan.
    Example: "Keep practicing, don't give up on your English goals!"
  7. Go on: Melanjutkan sebuah tindakan atau kejadian yang sedang berlangsung.
    Example: "Please go on with your presentation, we are listening carefully."
  8. Hang out: Menghabiskan waktu luang secara santai bersama teman atau keluarga.
    Example: "We spent the whole afternoon just hanging out at the beach."
  9. Hold on: Menunggu sebentar (sering digunakan saat menelepon atau dalam situasi mendesak).
    Example: "Can you hold on for a second while I find a pen?"
  10. Look after: Menjaga, merawat, atau mengawasi (orang, hewan, atau benda).
    Example: "My sister will look after my baby while I go to work."
  11. Look for: Berusaha menemukan sesuatu atau seseorang yang hilang atau dibutuhkan.
    Example: "I've been looking for my glasses all morning."
  12. Pass out: Pingsan, kehilangan kesadaran secara mendadak, atau membagikan sesuatu.
    Example: "He almost passed out because of the extreme heat today."
  13. Put off: Menunda melakukan sesuatu (procrastinate).
    Example: "Never put off until tomorrow what you can do today."
  14. Run out (of): Kehabisan stok, persediaan, atau durasi waktu.
    Example: "Hurry up! We are running out of time before the gate closes."
  15. Set up: Mendirikan, mengatur, menyiapkan rencana, atau bahkan menjebak seseorang.
    Example: "The technical team is setting up the sound system for the concert."
  16. Take off: Lepas landas (pesawat) atau melepas pakaian/sepatu.
    Example: "Please take off your shoes before entering the house."
  17. Turn down: Menolak sebuah tawaran/undangan atau mengecilkan volume suara/panas.
    Example: "They turned down my loan application because of my credit score."
  18. Turn on/off: Menyalakan atau mematikan alat-alat elektronik/mesin.
    Example: "Don't forget to turn off the air conditioner when you leave."
  19. Wake up: Bangun dari tidur atau menjadi sadar akan sesuatu.
    Example: "I need a strong coffee to help me wake up this morning."
  20. Work out: Berolahraga, menemukan solusi untuk masalah, atau berakhir dengan baik.
    Example: "Don't worry, I'm sure things will work out in the end."

Memahami Struktur: Transitive vs Intransitive Phrasal Verbs

Agar penggunaan grammar-mu sempurna (terutama di bagian Structure & Written Expression TOEFL), kamu harus tahu bahwa ada dua jenis Phrasal Verbs:

  • Transitive Phrasal Verbs: Membutuhkan objek. Contoh: "Look for". Kamu tidak bisa bilang "I am looking for" saja tanpa menyebutkan apa yang dicari (objeknya).
  • Intransitive Phrasal Verbs: Tidak membutuhkan objek. Contoh: "Wake up". Kamu bisa bilang "I woke up early" tanpa perlu objek tambahan.

Phrasal Verbs di Lingkungan Profesional (Business Phrasal Verbs)

Jika kamu bekerja di lingkungan kantor internasional, kamu akan sering menemui frasa-frasa berikut:

  • Fill in: Menggantikan posisi seseorang sementara waktu.
  • Follow up: Menindaklanjuti atau mengecek status suatu pekerjaan sebelumnya.
  • Go over: Meninjau kembali atau memeriksa dokumen secara mendetail.
  • Lay off: Memberhentikan karyawan (PHK) karena alasan ekonomi perusahaan.
  • Step down: Mengundurkan diri dari jabatan penting.

Tips Jitu Menghafal Phrasal Verbs Tanpa Pusing

Jangan mencoba menghafal daftar panjang sekaligus dengan sistem kebut semalam! Berikut tips dari tim edukasi Englishvaganza:

  1. Belajar Lewat Kelompok (Grouping): Pelajari semua Phrasal Verbs yang berawal dari satu kata kerja dasar dalam satu minggu. Misalnya, minggu ini khusus mempelajari grup "Get" (get in, get out, get away, get over).
  2. Tonton Film dengan Subtitle Inggris: Perhatikan bagaimana pemeran film menggunakan ekspresi ini. Visualisasi dalam adegan film akan jauh lebih mudah diingat otak daripada sekadar membaca buku teks.
  3. Metode Flashcards: Gunakan aplikasi flashcard untuk melatih ingatanmu di waktu-waktu luang.
  4. Langsung Praktekkan: Gunakan setidaknya satu Phrasal Verb baru dalam percakapan atau tulisanmu setiap hari.

Kesimpulan

Phrasal Verbs adalah bumbu rahasia yang membuat bahasa Inggrismu terasa lebih "hidup", berjiwa, dan tidak kaku seperti buku teks tahun 90-an. Dengan menguasai 20 kata dasar di atas beserta struktur penggunaannya, kamu sudah selangkah lebih dekat menuju kefasihan level native speaker.

Kunci utama penguasaan bahasa adalah keberanian untuk mencoba. Jangan takut salah dalam menempatkan preposisi, karena seiring berjalannya waktu dan banyaknya paparan (exposure) bahasa yang kamu dapatkan, insting bahasamu akan terbentuk dengan sendirinya.

Ingin memperdalam kosa kata gaul dan ekspresi unik lainnya? Cek koleksi artikel kami di Englishvaganza.com seperti "50 Idiom Paling Populer" atau "Slang TikTok Modern". Tingkatkan kemampuan bahasamu bersama kami setiap hari!

Siap Membuktikan Kemahiran Bahasa Inggrismu?

Menguasai phrasal verbs adalah tanda nyata bahwa kamu telah mencapai kemahiran bahasa Inggris tingkat lanjut. Jangan biarkan bakat dan kemampuanmu tenggelam tanpa pengakuan resmi. Untuk mendapatkan validasi global atas kompetensi bahasamu, ikuti tes TOEFL online di EnglishVaganza. Dapatkan sertifikat resmi untuk mendukung kesuksesan karier dan studi internasionalmu sekarang juga!

✅ Tes TOEFL online kapan saja | ✅ Sertifikat resmi ber-QR Code | ✅ Hasil langsung keluar

👉 Daftar sekarang di EnglishVaganza dan raih sertifikatmu hari ini!